Gejala-gejala gangguan kejiwaan:
1. Tingkah laku
- Gerakan badan: melakukan suatu gerakan secara berulang
- Katatonia: stupov (patung)
Cara menenganinya terkadang dengan Electro Convulsive Therapy (di strum)
- Kompulsi: repetitif (berulang-ulang)
Cirinya: obsesive complusive disorder (karena traumatik
2.
Orientasi
- Terdiri dari waktu. Tempat, identitas (Lawan dari orientasi adalah disorientasi
3. Isi pikiran
- Obsesi: pikiran dan bayangan yang repetitif yang tidak dikehendaki yang masuk dalam kesadaran individu.
Pasangan dari obsesi yaitu kompulsi
(perilaku)
- Delusi/Waham: kepercayaan atau keyakinan palsu, tidak adekuat, tidak dapat dikoreksi.
4.
Gaya berpikir
- Tidak logis, tidak sistematis
- Gangguan berpikir yang dapat dilihat dari cara berpikir atau bahasa yang digunakan.
5.
Afek dan suasana hati
- Mood: perasaan subjektif yang tidak bertahan terlalu lama
Mood ada beberapa jenis:
Disforik (sedih, memelas, melankolis); ciri orang: depresi
Euforik (senang, gembira, heboh); ciri orang: manik
Euforik (senang, gembira, heboh); ciri orang: manik
- Emosi: perpaduan mood dan afek
- Afek: ekspresi emosi
Antara emosi dan afek tidak saling berhubungan hal ini disebut
inkonsistensi.
6.
Pengalaman persepsi
- Halusinasi: kesalahan persepsi yang terkait dengan proses penginderaan → Abnormal
- Ilusi: kesalahan persepsi → normal
7.
Perasaan diri
- Depersonalisasi: bagian dari tubuhnya seperti terlepas dari dirinya.
- Kekacauan identitas: multiple personality
8. Motivasi
9.
Inteligensi (rendah, tinggi)
10.Tilikian diri (insight) → pemahaman terkait dengan
keadaan dirinya.
Referensi:
Akbar, Zarina. materi perkuliahan tanggal 27 februari 2012
Referensi:
Akbar, Zarina. materi perkuliahan tanggal 27 februari 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar